Pendidikan Lingkungan di Mega Metropolitan

Layanan: Jasa Fasilitasi dan Mediasi
Tags:

Jabodetabek merupakan wilayah Mega Metropolis dikarenakan jumlah kepadatan penduduknya kini telah melampaui batas 28 juta penduduk (Suara Pembaharuan, Selasa, 6 September 2011). Permasalahan lingkungan perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek menjadi semakin kompleks dari tahun ke tahun. Meningkatnya jumlah penduduk beserta aktivitasnya yang telah melampaui daya regenerasi lingkungan alam dan secara otomatis menurunkan kualitas hidup manusia.

Pendidikan lingkungan merupakan upaya untuk membekali generasi masa kini dengan pengetahuan lingkungan hidup, sikap, mental dan kemampuan yang sesuai untuk menghindari krisis yang mungkin terjadi, memecahkan masalah lingkungan yang sedang dihadapi dan meralat ketimpangan-ketimpangan lingkungan dengan berpedoman pada baku mutu lingkungan yang sudah diundangkan (Depdikbud, 1992 dalam Mas’ud, 1997). Dalam upaya menyelamatkan warisan bagi generasi penerus bangsa maka pendidikan lingkungan menjadi pondasi penting bagi berbagai pola pembangunan di masa yang akan datang. Dengan demikian generasi muda tidak hanya menguasai ilmu dan teknologi yang bersifat eksploitatif terhadap lingkungan namun juga mampu memberi perhatian akan kelestariannya.

Tujuan

  1. Untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan usia dini dan pengembangan masyarakat untuk mendukung konservasi alam.
  2. Untuk membangun kesadaran pemangku kepentingan (stakeholders) dalam konservasi alam.
  3. Untuk mengembangkan jaringan dan basis data untuk penelitian tentang pendidikan lingkungan dan konservasi alam.

 
Fokus Kegiatan

Pendidikan lingkungan yang dikembangkan oleh Yayasan Peduli Konservasi Alam Indonesia difokuskan pada:

  1. Anak-anak usia dini dan siswa-siswa sekolah tingkat dasar. Diharapkan pemahaman tentang manusia dan lingkungan dapat terinternalisasi sejak dini sehingga siswa memiliki landasan kuat dalam mengembangkan pola pikir dan perilaku yang seimbang dan bertanggung jawab.
  2. Fasilitator dan staf pendidikan lingkungan. Diharapkan fasilitator mampu memahami materi pendidikan lingkungan dan menguasai metode-metode fasilitasi sehingga anak-anak dapat memahami pentingnya pendidikan lingkungan dalam bentuk sesederhana mungkin dan menyenangkan.

 
Hardware

Modul pendidikan lingkungan, perangkat alat presentasi dan permainan, area workshop.

Brainware

Pengembangan nilai-nilai partisipatif, kebersamaan, penghargaan terhadap seluruh makhluk hidup, pemecahan masalah dan kemandirian.

Indikator Keberhasilan

  1. Warga sekolah memiliki kepedulian dan sensitifitas terhadap lingkungan hidup dan tantangannya.
  2. Warga sekolah memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang kelestarian lingkungan hidup.
  3. Warga sekolah memiliki perubahan perilaku terhadap lingkungan hidup dan mengembangkan peningkatan kualitas lingkungan hidup.
  4. Sekolah memiliki partisipasi untuk menerapkan pengetahuan dan keahlian terkait program lingkungan hidup.
  5. Sekolah mampu memahami konsep pendidikan lingkungan.
  6. Sekolah mampu menjadi model pelestari lingkungan bagi sekitarnya.

 
Jika Anda tertarik untuk memberikan dukungan atau bekerja sama, untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi kami atau hubungi PEKA Indonesia dengan detil kontak di bawah ini:

  • ALAMAT

    Komplek Perumahan IPB Sindangbarang II
    Jalan Uranus Blok H nomor 1
    Bogor, Jawa Barat 16680

  • KONTAK

    Heri Tabadepu, Direktur Eksekutif

  • TELEPON/FAX

    Telepon/Fax: (0251) 8621476

  • SUREL/WEB

    www.peka-indonesia.org